• Edvardsen Padilla a publi√© une note il y a 1 an et 3 mois

    SariAgri – Lalat buah atau fruit fly merupakan hama yang paling merugikan dalam budidaya tanaman, baik di Indonesia maupun dunia. Oleh karena itu, lalat buah merupakan hama utama pada tanaman hortikultura.

    Ada 66 jenis lalat buah yang menyerang sekitar 100 jenis tanaman hortikultura. Di antara tanaman yang diserang oleh lalat buah adalah cabe, jambu, belimbing, mangga, nangka, rambutan, melon, semangka, jeruk, pisang susu, pepaya, pisang raja sere, srikaya, kelengkeng, sukun, sawo, tomat, timun, pare, labu, dan lain-lain.

    Lalat buah sangat merugikan karena menyerang buah yang dikonsumsi oleh manusia. Oleh sebab itu, lalat buah dikenal sebagai hama langsung atau direct pest karena bagian tanaman yang diserang adalah buah yang siap dipasarkan atau siap dikonsumsi. Dikutip dari laman Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura.

    Akibatnya, produksi buah menurun dan kualitas hasil panen menjadi buruk. Inilah yang merugikan secara ekonomi.

    Baca Juga: Dianggap Mirip, Ini Beda Tawon dengan Lebah Kerap Mengganggu, Begini Cara Ampuh Usir Lalat dari Rumah

    Gejala Serangan pada Buah

    Gejala kerusakan pada buah yang diserang pun bervariasi.
    berita hortikultura Serangan pada buah muda menyebabkan buah berbentuk tidak normal, buah berkalus, dan gugur.

    Sedangkan pada serangan buah tua menyebabkan buah menjadi busuk basah karena bekas lubang larva terinfeksi oleh bakteri dan jamur.

    Serangan Hama Lalat Buah

    Perlu diketahui, lalat buah aktif pada siang hari sampai sore hari, terutama menjelang senja. Sebelum bertelur, lalat betina dewasa atau imago mencari tempat yang cocok pada permukaan buah untuk meletakkan telurnya menggunakan ovipositornya yang ditusukkan ke dalam daging buah.

    Setelah 2 hingga 5 hari, telur lalat buah menetas menjadi larva. Larva ini disebut juga maggot atau belatung. berita hortikultura terkini   

    Kemudian larva kecil yang baru menetas langsung membuat saluran masuk ke dalam buah dan mengisap cairan daging buah sehingga buah menjadi busuk.

    Pengendalian Hama Lalat Buah

    Masyarakat desa umumnya membuat anyaman daun kelapa, anyaman bambu atau menggunakan kertas dan plastik untuk membungkus buah agar terhindar dari serangan lalat buah.

    Selain itu, pengendalian secara kimiawi dengan insektisida biasanya dilakukan secara intensif pada tanaman cabe merah.

    Pengendalian dengan pestisida kimia tentu mengandung resiko karena adanya residu pestisida pada bagian tanaman buah atau sayur yang dikonsumsi langsung oleh manusia.

    Video Terkait: